Kamis, 25 Januari 2018

Pilgub Riau 2018 - Hasil Quick Count Pilkada

Hasil Quick Count Pilkada Provinsi Riau Kabupaten Kota 2018Jelang Pemilihan Gubernur Riau 2018, Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) kembali menggelar survei alias jajak pendapat kepada masyarakat Riau. Survei kali ini, dikatakan, oleha Direktur Eksekutive LKPI, Arifin Nurcahyono, akan mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas Para Tokoh di Riau. "Hasil survei kali ini menghasilkan beberapa temuan terkait tokoh yang dikenal, diterima, dianggap mampu, dan dipilih sebagai Gubernur Riau," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/7).

Hasilnya, dari sisi tokoh paling dikenal, incumbent, Gubernur Riau yang juga Ketua DPD I Golkar Provinsi Riau, Arsyadjuliandi Rachman justru hanya menempati posisi ketiga dikenal oleh masyarakat dengan angka 71,2 persen. Bupati Rokan Hulu (Rohu) Suparman malah menempati urutan tertinggi yang dikenal oleh masyarakat Riau sebesar 76,3 persen, urutan kedua ditempati oleh Bupati Kabupaten Siak Syamsuar dengan 75,2 persen. Posisi keempat ada walikota kota Pekanbaru Firdaus dengan 69,9 persen, disusul Ketua DPRD Riau Septina Primawati 69,7 persen, Bupati Pelalawan H Harris dengan 69,3 persen, mantan Bupati Kampar Jepfrie Noor dengan 67,4 persen, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Lukman Edy dengan 67,1 persen.

Pilgub Riau 2018 - Hasil Quick Count Pilkada Provinsi Riau 2018 :

1. Syamsuar-Edy Nasution
2. Lukman Edy-Hardianto
3. Firdaus-Rusli Effendi
4. Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno

#Update Hasil Quick Count Pilkada Provinsi Riau 2018 masih menunggu pada watunya

Survei, kata Arifin, juga melihat soal tingkat penerimaan masyarakat atas tokoh yang akan memimpin mereka sebagai Gubernur Riau nanti (tingkat akseptabilitas). Jawaban survei 83,4 persen dari 1547 Responden yang mewakili masyarakat Riau mengatakan Syamsuar sangat diterima dan diinginkan oleh masyarakat sebagai Gubernur Riau, kemudian Achmad 78,3 persen, Septina Primawati 77,2 persen, H Harris 76,3 persen, Firdaus 74,6 persen, dan petahana Arsyadjuliandi Rahman 73,3 persen, Lukman Edy 71,6 persen. Dari tingkat keterpilihan seorang calon Gubernur Riau, utamanya terkait tokoh manakah yang layak dipilih karena dianggap mampu menyelesaikan persoalan-persoalan ekonomi dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, lanjut Arifin, survei LKPI melihat Syamsuar lah yang menurut masyarakat paling layak.

Karena dia mengantongi tingkat elektabilitas sebesar 27,1 persen. Sedangkan Achmad berada diurutan kedua sebesar 15,2 persen, Petahana Arsyadjuliandi Rahman 6,6 persen, Jefrie Noor 6,4 persen, Firdaus 5,7 persen, H.Harris 5,6 persen, Lukman Edy 5,4 persen. Sementara itu, dari ukuran kapabilitas, sebanyak 87 persen responden menganggap sangat penting seorang calon Gubernur Riau yang mampu memimpin Riau dan pemerintahan. Sisanya, 63 persen memilih Cagub yang memiliki wawasan dan pengetahuan luas. Dijelaskannya bahwa survei ini melibatkan 1.547 responden yang tersebar secara proposional sesuai jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Tingkat kepercayaan survei sendiri mencapai 95 persen dan margin of error sebesar kurang-lebih 2,47 persen. Survey dilaksanakan selama 11 hari, yakni mulai tanggal 16 Juli sampai dengan 26 Juli 2017 lalu.